Analisis Pengendalian Kualitas Produk Drawn Textured Yarn Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) di PT. Indorama Polychem Indonesia
Abstract
Kualitas produk merupakan faktor kritis dalam menjaga daya saing industri manufaktur tekstil. PT. Indorama Polychem Indonesia memproduksi benang Drawn Textured Yarn (DTY) yang dalam periode Januari hingga Agustus 2025 mencatat sebanyak 6.214 bobin tidak memenuhi standar dari total 2.293.287 unit produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan, menganalisis penyebabnya, dan memberikan usulan perbaikan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Data sekunder berupa data produksi dan cacat diolah menggunakan alat-alat SPC meliputi peta kendali-P, diagram Pareto, dan diagram sebab akibat. Hasil peta kendali-P menunjukkan terdapat dua bulan yang berada di luar batas kendali, yaitu bulan Juni dan Agustus. Diagram Pareto mengidentifikasi cacat DP M/C sebagai cacat paling dominan (33%), diikuti XST (23%), LF (22%), dan BF (10%). Analisis diagram sebab akibat mengungkapkan bahwa faktor penyebab utama meliputi kurangnya ketelitian operator (man), ketidakstabilan mesin (machine), kualitas bahan baku POY yang tidak memenuhi standar (material), serta penerapan SOP yang belum optimal (method). Usulan perbaikan disusun menggunakan pendekatan 5W+1H untuk mengatasi akar penyebab tersebut secara sistematis.











